TOLONGLAH AKU, YA TUHAN!

Bayangkan seorang aktivis yang memperjuangkan hak-hak minoritas. Ia ditindas, dikucilkan, dan dibenci oleh orang-orang yang tidak setuju dengan pandangannya. Di saat-saat seperti ini, ia hanya bisa berdoa memohon kekuatan, berharap agar ada yang menolongnya. Sama seperti aktivis ini, kita juga serin[...]

MEMILIH JALAN YANG BENAR

Seorang bijak melihat anak-anak yang mengambil jalan hidup seperti ayah dan kakek-nenek mereka, yaitu jalan yang penuh bahaya mengarah pada kejahatan. Orang bijak ini merasa perlu memperingatkan mereka agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Meskipun mereka memiliki kebebasan memilih, ia berharap[...]

DIKASIHI, TIDAK DIHABISI

Bayangkan seorang ibu yang melihat anaknya berulang kali melakukan kesalahan yang sama. Meskipun ia kecewa dan sedih, kasih sayangnya begitu besar sehingga ia selalu memberikan kesempatan kedua, bahkan saat sang anak belum sepenuhnya berubah.Melalui Nabi Yehezkiel, TUHAN mengingatkan umat Israel ten[...]

MENJAGA KEKUDUSAN HARI TUHAN

Bayangkan seorang atlet yang dengan disiplin menjaga waktu istirahatnya. Meskipun memiliki ambisi dan target besar, ia menyadari bahwa tanpa istirahat, tubuhnya akan kelelahan dan performanya akan menurun. Begitu pula, Tuhan menetapkan hari Sabat bukan hanya untuk kepentingan-Nya, tetapi juga demi k[...]

MENGINGAT KEBAIKAN TUHAN

Pernahkah kita lupa akan berkat yang telah kita terima? Seperti seorang anak yang menerima perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya setiap hari, kadang-kadang ia menganggapnya sebagai hal yang biasa dan melupakan rasa syukur. Namun, ketika ia merenungkan segala kebaikan itu, hatinya dipenuhi ras[...]

Share this Post