VOTUM

Mazmur 124


Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum. Dalam konteks liturgi, votum adalah pernyataan atau proklamasi yang menegaskan bahwa ibadah berlangsung di dalam pertolongan Tuhan dan dilandasi oleh kehendak-Nya. Lebih dari itu, votum menegaskan bahwa ibadah bukanlah inisiatif manusia, melainkan perintah Tuhan. Dengan demikian, Tuhan adalah pusat sekaligus tujuan ibadah, bukan manusia.

Ibadah sejatinya tidak hanya terbatas pada ritual yang berlangsung dalam ruang dan waktu tertentu. Setiap orang beriman menghayati bahwa ibadah mencakup seluruh aspek kehidupan. Oleh karena itu, votum dapat dimaknai sebagai dasar dalam memulai setiap aktivitas kehidupan. Bagi Daud, ucapan votum, “Pertolongan kita dalam nama TUHAN yang menjadikan langit dan bumi,” bukan sekadar kata-kata biasa atau mantra dalam peperangan. Ia sungguh-sungguh menyerahkan seluruh hidup dan keselamatannya kepada TUHAN. Pengalaman hidupnya membuktikan bahwa TUHAN adalah perisai dan pelindungnya. Berulang kali ia luput dari bahaya, bukan karena kekuatannya sendiri, melainkan pertolongan TUHAN.

Votum yang diucapkan dan diimani dengan sungguh-sungguh akan menjaga kita dari perbuatan jahat. Tidak mungkin seseorang merencanakan kejahatan dengan terlebih dahulu mengucapkan votum. Votum menuntun kita untuk hidup dalam ketaatan dan menghadirkan rasa aman di dalam perlindungan Tuhan. (Wasiat)

DOA: Kami yakin dan percaya bahwa pertolongan kami adalah di dalam nama Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Amin.

Share this Post