UNGKAPAN SYUKUR: MEMBERI YANG TERBAIK
Keluaran 23:14-19
Urusan memberi persembahan tentu bukan hal yang asing bagi kita. Sejak masih kanak-kanak, kita sudah dibiasakan untuk memberi kolekte saat mengikuti Sekolah Minggu. Pada waktu itu, tentu saja uang kolekte disediakan oleh orang tua.
Kolekte merupakan salah satu bentuk persembahan yang kita lakukan. Panggilan untuk memberi persembahan tidak terbatas pada pemberian dalam bentuk uang atau harta. Pada dasarnya, kita terpanggil untuk mempersembahkan diri dan hidup kita. Oleh karena itu, kita juga dipanggil untuk mempersembahkan waktu, tenaga, bahkan segala sesuatu yang kita miliki, yang pada hakikatnya adalah anugerah Allah. Kita memberi persembahan bukan karena keharusan, dan bukan pula karena Allah kekurangan. Sebaliknya, Allah adalah sumber hidup kita. Bahkan, hidup kita sendiri merupakan anugerah dari-Nya.
Kita telah menerima anugerah berupa pengampunan dan keselamatan. Karya penebusan yang Allah kerjakan di dalam Yesus Kristus adalah anugerah terbesar yang kita terima. Oleh karena itu, memberi persembahan dalam berbagai bentuk hendaknya kita hayati sebagai ungkapan syukur atas segala anugerah Allah. Sama seperti panggilan Allah kepada umat Israel untuk mempersembahkan yang terbaik dari hasil mereka, demikian pula halnya dengan kita. Ungkapan syukur atas anugerah Allah seharusnya terwujud melalui kerelaan kita untuk senantiasa memberi yang terbaik. (Wasiat)
DOA: Ya Allah Sumber Anugerah, bangkitkanlah kerelaan dan sukacita dalam diri kami untuk selalu mempersembahkan yang terbaik sebagai ungkapan syukur kami kepada-Mu. Amin.