TAK DILUPAKAN TUHAN
Kejadian 25:12-18
Seorang anak magang yang bekerja keras di sebuah perusahaan sering merasa tak dianggap. Ia mengerjakan banyak hal, tetapi tak disebut dalam rapat, tak dipuji, apalagi dipromosikan. Ia bertanya dalam hati, “Apakah keberadaanku berarti?”
Keberadaan Ismael juga sering dipandang tak berarti. Ia bukan anak perjanjian seperti Ishak. Ia dan ibunya, Hagar, pernah terusir. Namun, lihatlah dalam Kejadian 25:12, justru dicatat keturunan Ismael secara rinci. Nama-nama mereka disebut, tempat tinggal mereka dicatat. Hal ini membuktikan bahwa TUHAN tidak melupakan mereka yang tersingkir. TUHAN bukan hanya Allah bagi orang pilihan. Ia juga peduli pada mereka yang sering dianggap pinggiran seperti Ismael dan keturunannya. Keturunan Ismael menjadi bangsa besar seperti janji Allah sebelumnya. Janji TUHAN ditepati walau mereka berjalan di luar garis besar cerita Israel. Allah itu adil dan setia. Dia menghargai hidup setiap manusia, bukan hanya yang utama menurut standar dunia. Ia memperhitungkan setiap manusia, tak ada yang luput dari perhatian-Nya.
Di dunia ini ada orang-orang yang dilupakan, tak diperhitungkan, bahkan disingkirkan. Mereka diabaikan karena dianggap bukan siapa-siapa. Namun, firman Tuhan mengingatkan kita bahwa Allah tak melupakan setiap nama kita. Dunia mungkin melupakan kita, tetapi Tuhan tak pernah menghapus nama kita dari catatan kasih-Nya. (Wasiat)
DOA: Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau tak melupakan kami. Teguhkan kami agar tetap berharap kepada-Mu. Amin.