TUHAN MENCEGAH KITA BERBUAT JAHAT
1 Samuel 25:23-35
Rambu-rambu lalu lintas kadang membuat kita merasa terhalangi.
Karena itu, banyak orang melanggar rambu lalu lintas. Padahal, rambu lalu
lintas itu dimaksudkan untuk mencegah kita mengalami kecelakaan.
Kasih Allah kepada kita
bukan hanya mengampuni kita dari
dosa, tetapi juga mencegah kita berbuat dosa setelah kita diselamatkan-Nya.
Allah mencegah kita berbuat dosa dengan cara-Nya. Dalam bacaan hari ini, kita
melihat bahwa Allah mencegah Daud berbuat dosa lewat Abigail yang bijaksana dan
murah hati. Dengan demikian, Daud tidak membalas perbuatan jahat Nabal
kepadanya. TUHAN bukanlah seperti algojo yang hanya mengganjar orang yang
bersalah karena melanggar perintah-Nya. TUHAN juga menyatakan kasih dan kuasa-
Nya dengan mencegah orang berbuat dosa. Ia tidak menginginkan umat yang sudah
ditebus-Nya jatuh dalam dosa.
Walaupun diperlakukan jahat oleh orang lain,
TUHAN tidak ingin Daud meresponsnya dengan berbuat dosa. Ia sungguh berusaha
mencegah manusia berbuat dosa.
Memang, kejahatan orang lain
kepada kita membuat kita ingin membalas
atau menyakitinya. Namun, janganlah
berfokus pada kejahatan orang lain kepada kita. Lihatlah hal baik yang dinyatakan Tuhan dan berfokuslah pada hal yang baik
itu. Dengan demikian, upaya Tuhan mencegah kita berbuat dosa menjadi berhasil. (Wasiat)
DOA: Tuhan, terima kasih karena Engkau sungguh baik. Engkau bukan hanya