SYUKURI MASA KINI

Bilangan 11:1-9


Kita sering kali tidak mampu mensyukuri apa yang ada sekarang; bahkan, tidak jarang kita mengagung-agungkan masa lalu. Kita seolah-olah menjadi orang-orang yang tidak bisa berpindah dari masa lalu ke masa sekarang. Masa kini dianggap sebagai sesuatu yang buruk, sementara masa lalu seolah-olah jauh lebih baik. Padahal, saat menjalani masa lalu, kita juga tidak sepenuhnya bersyukur.

Bangsa Israel mengalami peristiwa ajaib saat mereka keluar dari tanah Mesir. Namun, ternyata perjalanan menuju Tanah Perjanjian tidak membuat mereka mampu menghargai karya TUHAN yang membebaskan mereka dari Mesir. Bangsa Israel lebih sering meratapi nasib dan membandingkan keadaan dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian dengan keadaan mereka di Mesir. Mereka lebih suka bersungut-sungut. Mereka tidak lagi mampu melihat secara utuh bahwa semua ini adalah bagian dari upaya TUHAN untuk menyelamatkan mereka. Masa lalu menjadi sesuatu yang terus mereka puji, dan mereka tidak mensyukuri masa kini.

Manusia sering kali tidak mampu bersyukur dan gagal mensyukuri apa yang ada saat ini. Manusia lebih suka menangisi apa yang tidak dimiliki. Jangan sampai kita berlaku sama seperti bangsa Israel yang gemar bersungut sungut. Belajarlah untuk mensyukuri apa yang ada pada kita sekarang. Jangan sibuk menengok masa lalu dan mengabaikan masa kini dengan segala berkat yang ada di dalamnya. (Wasiat)

REFLEKSI: Berkat Tuhan selalu ada setiap hari. Berkat Tuhan kadang terbungkus dalam keseharian yang kita anggap biasa. 

Share this Post