LIKE FATHER, LIKE SON
Daniel 5:13-31
“Like
father, like son” adalah idiom dalam bahasa
Inggris yang berarti “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”. Idiom ini
digunakan untuk menggambarkan anak yang memiliki sifat atau kebiasaan yang mirip
dengan ayahnya.
Hal yang buruk cenderung
lebih mudah ditiru dibandingkan dengan hal yang baik. Perbuatan buruk sering kali lebih mudah menular
dibandingkan perbuatan baik. Inilah yang terjadi kepada Raja Belsyazar. Raja
Belsyazar meniru perbuatan buruk ayahnya, Raja Nebukadnezar. Ia meninggikan
diri di hadapan TUHAN, padahal Allahlah yang memberikan kekuasaan dan
kemuliaan. Belsyazar tidak belajar dari kesalahan ayahnya dan justru melakukan
kesalahan yang sama. Sebagai akibatnya, Allah pun menghancurkan hidupnya secara
tragis. Baik ayah maupun anak diganjar hukuman yang sama oleh Allah karena
perbuatan buruk mereka.
Sebagai orangtua, kita perlu
waspada bahwa perilaku buruk kita dapat ditiru oleh anak-anak kita. Marilah
kita terus melatih diri untuk menjadi teladan yang baik bagi mereka. Jika kita melihat
perbuatan buruk orangtua kita, maka belajarlah dari
kesalahan tersebut dan jangan mengulanginya. Mungkin memang tidak mudah untuk
terus berperilaku berkenan kepada Tuhan maka mintalah pimpinan dari Roh-Nya. Tetaplah
setia kepada Tuhan
dan taati perintah-Nya. Biarlah idiom “like father, like son” berlaku untuk hal-hal yang baik. (wasiat)
DOA: Tuhan, tolonglah kami untuk selalu memberikan teladan yang baik kepada keturunan dan generasi penerus kami. Amin.