JADILAH TERANG
Yesaya 60:1-6
Seorang pria divonis oleh dokter
bahwa hidupnya tak akan lama lagi karena mengidap penyakit kanker paru stadium
lanjut. Vonis itu sangat mengagetkan sang pria dan keluarganya. Namun pria itu
adalah orang yang sangat percaya kepada Tuhan, sehingga ia berseru kepada Tuhan
dalam doa dan memohon belas kasihan-Nya. Sungguh luar biasa, pria itu dapat
bertahan melewati berbagai proses pengobatan yang panjang. Ia sungguh-sungguh
mengalami kasih Tuhan yang menguatkannya untuk tetap bisa melewati masamasa sulit
yang biasanya membuat orang menyerah.
Bangsa Israel di masa penulis Yesaya
mengalami kehidupan yang suram, sebab mereka tengah berada di tanah pembuangan.
Namun dalam masa sulit di Babel ini Yesaya mengingatkan Bangsa Israel untuk
bangkit dan bersemangat karena terang akan dating serta kemuliaan TUHAN akan
bersinar melalui mereka. Itu berarti TUHAN akan memulihkan Bangsa Israel dari
keterpurukannya, sehingga bangsa-bangsa lain akan memuji kebesaran TUHAN yang
nyata atasnya.
Tidak untuk selama-lamanya kita akan
mengalami pergumulan dan penderitaan yang berat dan menekan. Sebab pada saat
yang tepat Tuhan akan bertindak dalam hidup kita untuk menyatakan terang dan
memulihkan segalanya menjadi baik. Tuhan akan mengubah keadaan yang suram
menjadi cerah, sehingga orang lain dapat memandang dengan takjub dan kemudian
mempermuliakan Tuhan karenanya. Karena itu bersemangatlah untuk menjadi terang
Tuhan yang memancarkan kasih dan kemuliaan Tuhan. (Wasiat)
REFLEKSI:Terang Tuhan pasti datang di tengah kegelapan pekat, hanya kita perlumenantikannya dengan sabar pada waktu yang Ia kehendaki.