DIMURNIKAN OLEH MURKA SUCI ALLAH
Yehezkiel 22:17-31
Dalam pabrik peleburan, berbagai logam seperti besi, tembaga,
dan perak dilebur dalam tungku yang panas membara. Api yang berkobar
membersihkan logam dari kotoran. Hal yang berharga dipisahkan dari yang tidak
berharga. Terkadang, kita pun merasa seperti berada di
dalam tungku itu, diuji dan dimurnikan oleh api kehidupan. Kesulitan,
tantangan, dan penderitaan datang silih berganti. Bagaimana respons kita?
Yehezkiel 22:21 menyatakan, “Aku akan mengumpulkan kamu dan
menyemburkan api kemurkaan-Ku kepadamu, sehingga kamu dilebur di dalamnya.”
Meskipun terdengar menakutkan, ayat ini justru
mengandung kabar baik. Api
kemurkaan Allah bukanlah bertujuan untuk menghancurkan kita, melainkan untuk
memurnikan kita. Seperti logam mulia yang dimurnikan dalam api, Allah
menggunakan ujian dan tantangan untuk membersihkan kita dari dosa, membentuk
karakter kita, dan mendekatkan
kita kepada-Nya. Ia merindukan kita menjadi seperti
emas murni yang berharga di mata-Nya.
Maka, ketika menghadapi kesulitan, janganlah kita lari atau mengeluh, tetapi lihatlah
hal itu sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan dibentuk oleh Allah. Berdoalah
memohon kekuatan dan hikmat dari-Nya, dan percayalah bahwa Ia akan menyertai
kita melewati setiap ujian. Ingatlah bahwa api pemurnian Allah, meskipun terasa
menyakitkan, akan menghasilkan kemuliaan dan keindahan yang kekal dalam hidup
kita. (Wasiat)
REFLEKSI: Apakah aku mau menerima sikap tegas Allah yang mendidik aku karena dosa-dosa yang sudah aku lakukan?