BERLINDUNG DALAM NAUNGAN SAYAP-NYA
Mazmur 57
Suatu hari, saya melihat video seekor burung yang melindungi
anak-anaknya dari hujan lebat dengan menggunakan sayapnya. Sang induk
membiarkan dirinya kehujanan, sementara anak-anaknya aman di bawah naungan
sayap induknya. Melihat itu, saya langsung terbayang, begitulah Tuhan
melindungi kita.
Daud, dalam menghadapi situasi buruk penuh ancaman dari Saul, meminta
kepada TUHAN untuk mengasihaninya.
Saul terus mengejarnya dan berusaha
dengan segala cara untuk membunuh Daud. Situasi buruk
itu digambarkan oleh Daud seperti ia sedang berbaring di tengah-tengah singa
yang siap menerkamnya. Tentu, ia tak berdaya dan tidak mungkin singa itu
berbelas kasih kepadanya. Daud percaya, hanya TUHAN yang sanggup
mengasihaninya. Hanya di bawah naungan sayap TUHAN saja ia berlindung. Daud percaya bahwa ia aman dari ancaman bahaya.
Sikap berlindung kepada Allah membuat Daud terus bersyukur kepada-Nya
dan bermazmur dalam situasi sulit itu.
Bukankah kita sering dihadapkan pada situasi sulit? Rasanya seperti berada di hadapan singa yang siap menerkam dan menghabisi kita. Saat itu, kita meminta sesama kita mengasihani kita, tetapi akhirnya kita kecewa. Mintalah Tuhan mengasihani kita, dan berlindunglah dalam naungan sayap-Nya. Bersyukurlah dan bermazmurlah sambil merasakan kedamaian hati dalam naungan sayap Tuhan. (Wasiat)
DOA: Tuhan, kami mau berlindung dalam naungan sayap-Mu. Terima kasih Tuhan atas pengasihan dan perlindungan-Mu untuk kami. Amin.