BERKAT TUHAN SELALU ADA
Rut 4:13-17
Ada kalanya seseorang mengalami peristiwa tragis
secara beruntun. Lagu “It Is Well with My Soul”
(NKB 195 - Kendati
Hidupku Tentram) diciptakan oleh Horatio Spafford setelah rentetan
peristiwa tragis yang menimpanya.
Anak laki-lakinya meninggal karena demam berdarah, propertinya nyaris habis
akibat kebakaran, lalu keempat anak perempuannya meninggal akibat tenggelamnya
kapal yang mereka tumpangi. Lagu tersebut merupakan ungkapan hati Horatio yang mencoba menerima
keadaan sambil tetap berserah kepada Tuhan.
Naomi adalah seorang wanita
yang berbahagia bersama suami dan dua anak laki-lakinya ketika mereka
memutuskan untuk merantau
ke tanah Moab.
Di sana, ia mendapatkan dua
menantu perempuan. Namun, suami dan
kedua anak laki-lakinya meninggal tanpa meninggalkan cucu baginya. Naomi merasa
hidupnya tidak lagi berarti,
lalu memutuskan untuk
pulang. Namun, TUHAN tidak
meninggalkannya. Salah satu menantunya, Rut, memilih untuk ikut bersama Naomi.
Rut akhirnya menikah dengan Boas dan memberikan seorang cucu bagi Naomi, yang
diberi nama Obed. Kelak, Obed menjadi
kakek Daud.
Kisah di atas kiranya
menguatkan kita, terutama ketika kita merasa berada di titik nadir. Tetaplah
berharap kepada Tuhan. Dia selalu ada untuk kita. Berkat-Nya tak pernah
habis dicurahkan kepada kita. (Wasiat)
DOA: Ya Tuhan, di dalam keterpurukan, mampukanlah kami untuk selalu merasakan kehadiran-Mu dan berkat-Mu yang tiada henti. Amin.