BERAPA PERMINTAAN?
Mazmur 27:1-6
Dalam cerita “Aladin dan Lampu Ajaib”, dikisahkan bahwa Aladin diberi kesempatan untuk mengajukan tiga permintaan kepada jin yang menghuni sebuah lampu tua. Ketiga permintaan ini dipastikan akan dikabulkan. Wah, tentu saja Aladin senang sekali! Apa yang sebaiknya diminta, ya? Aladin perlu memikirkannya masak-masak. Jangan sampai ia salah meminta, yang justru merugikannya dan akhirnya disesali.
Sebaliknya, Daud, pemazmur kita hari ini, hanya membutuhkan satu permintaan untuk disampaikan kepada TUHAN, yaitu: tinggal di Rumah TUHAN seumur hidup. Mengapa Daud meminta hal itu? Yakinlah, permintaan untuk tinggal di Rumah TUHAN bukan semata-mata karena rumah itu megah atau mewah. Bukan pula karena di rumah itu terdapat segala sesuatu yang diinginkan Daud. Bukan karena semua itu. Melainkan, Daud ingin berada di Rumah TUHAN karena di situlah TUHAN berdiam. Daud ingin selalu dekat dan hidup bersama-sama dengan TUHAN.
Bisa mengajukan hanya satu permintaan tersebut menunjukkan betapa Daud mengenal baik Tuhannya. Daud tidak perlu meminta banyak hal, baik untuk dirinya sendiri, keturunannya, maupun bangsanya. Sebab, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang sudah mengetahui semuanya— bahkan sebelum Daud memintanya. Itu sebabnya Daud hanya menyampaikan satu permintaan. Bagaimana dengan kita? Berapa permintaan yang ingin kita sampaikan kepada Tuhan? (Wasiat)
REFLEKSI: Bukan berapa banyaknya permintaan kita kepada Tuhan, melainkan apa yang kita minta kepada Dia.